Absen dan Tugas Kelas XI BAB 8 (Adab Seorang Murid kepada Guru) Part II

SMKS MUDA KREATIF BARABAI




2. Adab Seorang Murid kepada Guru

Sebagaimana seorang anak memperlakukan orang tuanya, bagitu pulalah sikap yang harus ditunjukkan oleh murid kepada gurunya. Karena jasanya yang sangat besar kepada murid-muridnya, sudah selayaknya seorang murid menerapkan perilaku atau adab yang baik kepada gurunya. Adapun adab seorang murid kepada guru di antaranya adalah sebagai berikut.

§  Hendaklah merendahkan diri di hadapan guru, tidak keluar dari tempat belajar sebelum mendapat izin dari guru.

§  Hendaklah memandang guru dengan penuh rasa ta’zim atau hormat dengan meyakini bahwa gurunya memiliki kelebihan.

§  Hendaklah duduk di hadapan guru dengan sopan, tenang, dan mendengarkan apa yang dijelaskan oleh guru.

§  Hendaklah tidak berjalan, duduk, atau memulai perkataan sebelum meminta izin kepada guru.

§  Patuh terhadap perkataan dan perintahnya. 

Menerapkan Perilaku Mulia

A. Perilaku yang mencerminkan sikap sayang, hormat, dan patuh kepada orang tua di antaranya adalah:

1. Jika orang tua masih hidup seperti berikut.

§  Mengucapkan salam saat akan meninggalkan atau menemuinya.

§  Mendengarkan segala perkataannya dengan penuh rasa hormat dan rendah hati.

§  Tidak memotong pembicaraannya karena itu akan menyakiti hati keduanya.

§  Berpamitan atau meminta izin ketika akan pergi ke luar rumah, baik untuk bersekolah atau keperluan laiinya.

§  Mencium tangan kedua orang tua jika akan pergi dan kembali dari bepergian.

§  Membantu pekerjaan rumah atau pekerjaan lain yang akan meringankan beban orang tua.

§  Berbakti dengan melaksanakan nasihat dan perintah yang baik dari keduanya.

§  Merawat dengan penuh keikhlasan dan kesabaran apalagi jika keduannya sudah tua dan pikun.

§  Merendahkan diri, kasih sayang, berkata halus dan sopan, serta mendoakan keduanya.

§  Menyambung silaturahim meskipun hanya melalui telepon ketika jarak sangat jauh.

§  Memberikan sebagian rezeki yang kita miliki meskipun mereka tidak membutuhkan.

§  Selalu meminta doa restu orang tua dalam menghadapi suatu permasalahan.

2. Jika orang tua telah meninggal dunia.

§  Melaksanakan wasiat dan menyelesaikan hak Adam yang ditinggalkannya (utang atau perjanjian dengan orang lain yang masih hidup).

§  Menyambung tali silaturahim kepada kerabat dan teman-teman dekatnya atau memuliakan teman-teman kedua orang tua.

§  Melanjutkan cita-cita luhur yang dirintisnya atau menepati janji kedua ibu bapak.

§  Mendoakan ayah ibu yang telah tiada itu dan memintakan ampun kepada Allah Swt. dari segala dosa orang tua kita.

B. Perilaku yang mencerminkan sikap hormat dan patuh kepada guru di antaranya adalah seperti berikut.

§  Mengucapkan salam dan mencium tangannya jika bertemu.

§  Mendengarkan pelajaran yang sedang diberikannya dengan penuh hormat.

§  Jujur dan terbuka dalam berbicara kepadanya.

§  Mengamalkan ilmunya dan membaginya kepada orang lain.

§  Tidak melawan, menipu, dan membuka rahasia guru.

§  Murid harus mengikuti sifat guru yang dikenal baik akhlak, tinggi ilmu dan keahlian, berwibawa, santun dan penyayang.

§  Murid harus mengagungkan guru dan meyakini kesempurnaan ilmunya. Orang yang berhasil hingga menjadi ilmuwan besar, sama sekali tidak boleh berhenti menghormati guru.

§  Bersikap sabar terhadap perlakuan kasar atau akhlak buruk guru. Hendaknya berusaha untuk memaafkan perlakuan kasar, turut mendoakan keselamatan guru.

§  Menunjukkan rasa berterima kasih terhadap ajaran guru. Melalui itulah ia mengetahui apa yang harus dilakukan dan dihindari.

§  Sopan ketika berhadapan dengan guru, misalnya; duduk dengan tawa««u’, tenang, diam, posisi duduk sedapat mungkin berhadapan dengan guru, menyimak perkataan guru sehingga tidak membuat guru mengulangi perkataan.

§  Tidak dibenarkan berpaling atau menoleh tanpa keperluan jelas, terutama saat guru berbicara kepadanya.


Rangkuman

§  Semua ajaran agama samawi (agama) yaitu agama yang diturunkan Allah Swt. yang dibawa oleh para nabi-Nya mengandung ajaran untuk menyembah Allah Swt. yang Maha Esa.

§  Perintah beribadah kepada Allah Swt. merupakan kewajiban bagi setiap manusia tanpa kecuali, hanya saja dalam praktiknya banyak sekali manusia yang mengingkari perintah Allah Swt. tersebut.

§  Perintah menyembah Allah Swt. tersebut sama kedudukan dan derajatnya dengan larangan untuk mempersekutukan-Nya (musyrik), yaitu menganggap bahwa ada selain Allah Swt. yang dapat memberikan kekuatan untuk mendatangkan atau menolak segala sesuatu.

§  Perintah berbakti kepada kedua orang tua merupakan perintah langsung dari Allah Swt. yang harus dipatuhi oleh setiap manusia.

§  Keridaan kedua orang tua kepada anaknya merupakan keri«aan Allah Swt. dan murka kedua orang tua merupakan murka Allah Swt.

§  Allah Swt. menjajikan pahala yang sangat besar kepada orang-orang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, demikian pula Allah Swt. menjanjikan siksa yang sangat pedih kepada siapa yang durhaka kepada kedua orang tuanya.

§  Perintah mengucapkan kata-kata yang santun dan mulia kepada kedua orang tua, sama dengan larangan menyakiti keduanya baik dengan ucapan maupun perbuatan.

§  Mengucapkan “ah” sebagai bentuk bantahan kepada kedua orang tua dilarang dalam ajaran Islam, apalagi jika mengucapkan kata-kata atau perbuatan yang lebih kasar dari itu.

§  Mendoakan kedua orang tua baik ketika mereka masih hidup maupun telah meninggal dunia merupakan bakti seorang anak kepada kedua orang tua.

§  Islam memerintahkan agar selain berbuat baik kepada kedua orang tua, diperintahkan pula untuk berbuat baik kepada karib-kerabat, anak-anak yatim, fakir miskin, tetangga dekat dan sesama manusia.


ABSENSI DAN TUGAS 

KLIK DISINI


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi dan Tugas PAI XII BAB 7 Indahnya Membangun Mahligai Rumah Tangga

Materi dan Absen PAI X BAB 10 Nikmatnya Mencari Ilmu dan Indahnya Berbagi Pengetahuan

Materi dan Absensi Kelas XI BAB 1 BERIMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH SWT.